{"id":928,"date":"2022-05-29T19:07:50","date_gmt":"2022-05-29T12:07:50","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/?p=928"},"modified":"2022-11-22T13:45:28","modified_gmt":"2022-11-22T06:45:28","slug":"fb-genius-2022-kumaw-ramen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/2022\/05\/29\/fb-genius-2022-kumaw-ramen\/","title":{"rendered":"F&amp;B GENIUS 2022 KUMAW RAMEN"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-929\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/05\/Picture1-300x216.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"216\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/05\/Picture1-300x216.jpg 300w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/05\/Picture1.jpg 361w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Sedikit flashback pada April tahun lalu, duo kakak beradik Jerome Jehian berhasil menggebrak dunia F&amp;B dengan berpartner dengan Sylvie Kopi Soe, Bisma Masakin Group dan Hendy Setiono Baba Rafi Group dalam melahirkan minuman tea buah kekinian &#8211; Menantea.<\/p>\n<p>Kini Menantea pun telah berkembang pesat di dan telah memiliki 189 outlet di 68 kota.<\/p>\n<p>Tidak berhenti hanya di Menantea, kini mereka pun semakin menggila dengan menggandeng salah satu Crazy Rich Bandung &#8211; Alshad Ahmad untuk meluncurkan brand F&amp;B terbaru mereka, Kumaw! Ramen.<\/p>\n<p>Hal yang menarik disini adalah mengapa memilihi produk Dry Ramen? Dan mengapa tidak meluncurkan produknya sendiri, malah collab dengan Alshad?<\/p>\n<p>Tidak seperti makanan &#8220;Impor&#8221; lain, makanan Jepang khususnya Ramen telah menjadi bagian yang tidaj terpisahkan dari pola lifestyle masyarakat Indonesia.<\/p>\n<p>Setiap kali sebuah brand F&amp;B diluncurkan, haruslah bisa memenuhi 2 dari 3 elemen utama &#8220;Product Market Fit&#8221;, yang terdiri dari:<\/p>\n<p>Konsep Unik, Harga Cocok, Produk Enak.<\/p>\n<p>Disini brand Kumaw! Ramen bukan hanya mengejar 2 elemen, melainkan 3 elemen sekaligus. Oleh karena itu, secara produk pun harus dibuat lebih &#8220;unik&#8221; tapi masij dapat diterima masyarakat. Karena Ramen sudah mainstream, mengapa tidak Dry Ramen?<\/p>\n<p>Lalu mengapa harus collab dengan Alshad? Pemilihan Alshad sebagai partner dalam launching Kumaw! Ramen ini bukan kebetulan, melainkan sebuah Strategi Bisnis.<\/p>\n<p>Saat ini masih banyak dari konsumen Indonesia ragu akan ke-halal-an produk-produk Ramen Jepang. Hal ini wajar karena masih banyak restoran ramen di Indonesia yang menyajikan ramen non halal.<\/p>\n<p>Meskipun Kumaw! Ramen adalah Ramen Halal, mereka tetap membutuhkan seseorang dari latar belakang yang bisa merepresentasikan produk Halal, dan itu ada dalam diri Alshad Ahmad.<\/p>\n<p>Dengan jaminan halal dari produk Kumaw! Ramen, pangsa pasar yang disasar pun bisa lebih luas dan beragam, menjangkau konsumen di seluruh Indonesia. Ditambah dengan posisi Jerome &amp; Alshad sebagai salah satu influencer tertinggi di Asia, maka gabungan dari keduanya akan menghasilkan impact yang luar biasa.<\/p>\n<p>Inilah salah satu modal besar yang akan memampukan Kumaw! Ramen bersaing dengan kuat di market F&amp;B Indonesia.<\/p>\n<p>https:\/\/www.instagram.com\/p\/CcuinO-BgK5\/?igshid=YmMyMTA2M2Y=<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sedikit flashback pada April tahun lalu, duo kakak beradik Jerome Jehian berhasil menggebrak dunia F&amp;B dengan berpartner dengan Sylvie Kopi Soe, Bisma Masakin Group dan Hendy Setiono Baba Rafi Group dalam melahirkan minuman tea buah kekinian &#8211; Menantea. Kini Menantea pun telah berkembang pesat di dan telah memiliki 189 outlet di 68 kota. Tidak berhenti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2201,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-928","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/928","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=928"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/928\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":930,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/928\/revisions\/930"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2201"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=928"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=928"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=928"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}