{"id":2311,"date":"2022-12-05T13:26:40","date_gmt":"2022-12-05T06:26:40","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/?p=2311"},"modified":"2022-12-05T13:26:40","modified_gmt":"2022-12-05T06:26:40","slug":"apa-itu-e-commerce","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/2022\/12\/05\/apa-itu-e-commerce\/","title":{"rendered":"Apa itu E-Commerce"},"content":{"rendered":"<p>Apa itu E &#8211; Commerce<\/p>\n<p>E &#8211; Commerce adalah model bisnis yang memungkinkan perusahaan atau individu bisa membeli atau menjual barang melalui internet (online).<\/p>\n<p>Artikel ini telah tayang di\u00a0<a href=\"https:\/\/www.kompas.com\/\">Kompas.com<\/a>\u00a0dengan judul &#8220;Pengertian E-commerce dan Bedanya dengan Marketplace&#8221;, Klik untuk baca:\u00a0<a href=\"https:\/\/money.kompas.com\/read\/2021\/09\/11\/191943626\/pengertian-e-commerce-dan-bedanya-dengan-marketplace?page=all\">https:\/\/money.kompas.com\/read\/2021\/09\/11\/191943626\/pengertian-e-commerce-dan-bedanya-dengan-marketplace?page=all<\/a>.<br \/>\nPenulis : Muhammad Idris<br \/>\nEditor : Muhammad Idris<\/p>\n<p>Download aplikasi\u00a0<a href=\"https:\/\/www.kompas.com\/\">Kompas.com<\/a>\u00a0untuk akses berita lebih mudah dan cepat:<br \/>\nAndroid:\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g85pkA\">https:\/\/bit.ly\/3g85pkA<\/a><br \/>\niOS:\u00a0<a href=\"https:\/\/apple.co\/3hXWJ0L\">https:\/\/apple.co\/3hXWJ0L<\/a><\/p>\n<p>Sarananya dapat berupa televisi dan handphone, namun saat ini lebih sering melalui internet.<\/p>\n<p>Jenis E &#8211; Commerce:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Business to business (B2B)<\/strong> &#8212; jenis e &#8211; commerce dimana sebuah perusahaan menjual produk atau jasa kepada perusahaan lainnya. Dalam model bisnis ini, biasanya pembeli membeli barang dalam jumlah besar<\/li>\n<li><strong>Business to consumer (B2C)<\/strong> &#8212; Dalam jenis e-commerce ini, sebuah perusahaan menjual produk atau jasa kepada konsumen. Pada umumnya, pelanggan dalam e-commerce B2C hanya mengecer.<\/li>\n<li><strong>Consumer to consumer (C2C)<\/strong> \u2014 Pernah menjual barang bekas ke orang lain yang membutuhkannya melalui internet? Aktivitas tersebut termasuk dalam jenis e-commerce ini.<\/li>\n<li><strong>Consumer to business (C2B)<\/strong> \u2014 Berkebalikan dengan B2C, e-commerce C2B adalah skenario di mana seseorang menjual produk atau layanan kepada sebuah perusahaan.<\/li>\n<li><strong>Business to public administration (B2A)<\/strong> \u2014 Model e-commerce ini mirip dengan B2B, tetapi pelakunya adalah bisnis dan lembaga pemerintah.<\/li>\n<li><strong>Consumer to public administration (C2A)<\/strong>\u00a0\u2014 Jenis e-commerce satu ini berjalan seperti C2B. Namun, transaksi dilakukan oleh individu dan lembaga pemerintah. E-commerce dengan model C2A jarang ditemui di Indonesia. Jenis transaksi yang terjadi biasanya berbentuk jasa.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Contoh E &#8211; Commerce<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Business to business (B2B)<\/strong>\n<ol>\n<li>Electronic City \u2014 menjual perlengkapan elektronik kantor dan rumah tangga<\/li>\n<li>Ralali \u2014 di samping peralatan kantor dan rumah tangga juga menjual peralatan industri, restoran, dan pertanian<\/li>\n<li>Mbiz \u2014 sama seperti Ralali, tetapi juga menyediakan jasa seperti housekeeping dan perbaikan dinding<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li><strong>Business to consumer (B2C)<\/strong>\n<ol>\n<li>Lazada \u2014 menyediakan fashion, aksesoris, kosmetik, dan elektronik pribadi<\/li>\n<li>Blibli \u2014 seperti Lazada, namun juga menjual perabotan, perlengkapan anak, peralatan olahraga<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li><strong>Consumer to consumer (C2C)<\/strong>\n<ol>\n<li>Shopee \u2014 menjual berbagai produk, mulai dari keperluan pribadi hingga kendaraan dan perlatan rumah tangga<\/li>\n<li>Tokopedia \u2014 seperti Shopee, tetapi pembeli juga dapat menemukan barang bekas di sini<\/li>\n<li>Kaskus \u2014 merupakan forum terbuka, namun tidak jarang digunakan pengguna untuk memasarkan barang bekas<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li><strong>Consumer to business (C2B)<\/strong>\n<ol>\n<li>Freelancer \u2014 website di mana pekerja freelance menawarkan keahlian pada bisnis yang membutuhkan<\/li>\n<li>Upwork \u2014 juga merupakan situs freelance<\/li>\n<li>iStock \u2014 situs untuk bisnis yang membutuhkan foto, video, dan ilustrasi digital untuk penggunaan komersial<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li><strong>Business to public administration (B2A)<\/strong>\n<ol>\n<li>Qlue \u2014 menyediakan perangkat lunak untuk membantu kinerja perusahaan dan lembaga pemerintah, termasuk sistem administrasi kendaraan dan aplikasi analitik<\/li>\n<li>Accela \u2014 membantu pemerintah melakukan administrasi publik dengan konsep software as a service<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Manfaat E &#8211; Commerce<\/p>\n<ul>\n<li>Jangkauan yang luas : dengan adanya toko online dapat memperluas pangsa pasar ke seluruh indonesia bahkan hingga ke mancanegara.<\/li>\n<li>Tidak dibatasi oleh waktu : Berbelanja di toko online dapat dilakukan 24 jam setiap hari.<\/li>\n<li>Biaya yang lebih murah : biaya yang dikeluarkan dari berjualan online pun lebih murah, karena tdak memakan biaya &#8211; biaya tambahan seperti : biaya sewa bangunan, biaya gaji karyawan dan juga biaya listrik.<\/li>\n<li>Kemudahan mengelola transaksi dan pengiriman : Dengan toko online, transaksi dapat dilakukan dengan mudah dan juga transparan, kita pun dapat melacak barang yang sedang dikirmkan secara online.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber :<\/p>\n<ul>\n<li>Niagahoster<\/li>\n<li>Kompas<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu E &#8211; Commerce E &#8211; Commerce adalah model bisnis yang memungkinkan perusahaan atau individu bisa membeli atau menjual barang melalui internet (online). Artikel ini telah tayang di\u00a0Kompas.com\u00a0dengan judul &#8220;Pengertian E-commerce dan Bedanya dengan Marketplace&#8221;, Klik untuk baca:\u00a0https:\/\/money.kompas.com\/read\/2021\/09\/11\/191943626\/pengertian-e-commerce-dan-bedanya-dengan-marketplace?page=all. Penulis : Muhammad Idris Editor : Muhammad Idris Download aplikasi\u00a0Kompas.com\u00a0untuk akses berita lebih mudah dan cepat: [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2315,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-2311","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2311","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2311"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2311\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2317,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2311\/revisions\/2317"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2315"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2311"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2311"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2311"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}