{"id":11587,"date":"2026-10-21T02:35:36","date_gmt":"2026-10-20T19:35:36","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/?p=11587"},"modified":"2026-10-22T01:45:20","modified_gmt":"2026-10-21T18:45:20","slug":"ketahanan-pangan-di-tengah-ancaman-kenaikan-harga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/2026\/10\/21\/ketahanan-pangan-di-tengah-ancaman-kenaikan-harga\/","title":{"rendered":"Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Kenaikan Harga"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-11588 size-medium aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/10\/501c9e68f1576ad3806ea1a954cf827b-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/10\/501c9e68f1576ad3806ea1a954cf827b-300x200.jpg 300w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/10\/501c9e68f1576ad3806ea1a954cf827b-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/10\/501c9e68f1576ad3806ea1a954cf827b-768x512.jpg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/10\/501c9e68f1576ad3806ea1a954cf827b-480x320.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/10\/501c9e68f1576ad3806ea1a954cf827b.jpg 1199w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kenaikan harga bahan pangan menjadi tantangan bagi masyarakat Indonesia karena berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga. Pada September 2026, inflasi tahunan Indonesia tercatat sebesar 3,28%, sementara kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 4,37%. Kondisi ini menunjukkan bahwa perubahan harga pangan dapat menambah beban masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang mengalokasikan sebagian besar pendapatannya untuk kebutuhan sehari-hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Salah satu faktor yang memengaruhi harga pangan adalah perubahan kondisi cuaca. Kemarau panjang dan penguatan El Ni\u00f1o meningkatkan risiko kekeringan yang dapat mengganggu produksi pertanian. Selain itu, kenaikan biaya pupuk, energi, dan transportasi turut memengaruhi biaya produksi serta distribusi. Bank Dunia juga memperingatkan bahwa kondisi cuaca ekstrem dapat mengganggu pasokan pangan di berbagai wilayah dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Di Indonesia, persoalan ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan jumlah produksi, tetapi juga bagaimana bahan pangan didistribusikan kepada masyarakat. Menurut pakar dari Universitas Gadjah Mada, ketersediaan pangan nasional yang memadai belum tentu menjamin harga terjangkau bagi konsumen. Perbedaan harga antardaerah dapat dipengaruhi oleh rantai distribusi, biaya logistik, dan ketidakmerataan pasokan. Karena itu, upaya menjaga ketahanan pangan perlu mencakup perbaikan distribusi serta pengawasan harga di tingkat konsumen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk menghadapi tantangan tersebut, pemerintah, petani, pelaku usaha, dan masyarakat perlu berperan dalam menjaga keberlanjutan sistem pangan. Langkah yang dapat dilakukan meliputi memperkuat infrastruktur pertanian, mengembangkan sistem irigasi yang lebih tahan terhadap kekeringan, mengurangi kehilangan pangan, dan memastikan distribusi bahan pokok berjalan dengan baik. Pada tingkat rumah tangga, perencanaan belanja dan pengurangan limbah makanan juga dapat membantu mengelola pengeluaran. Ketahanan pangan pada akhirnya bukan sekadar memastikan makanan tersedia, melainkan menjamin masyarakat dapat memperoleh pangan yang cukup, bergizi, aman, dan terjangkau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Referensi<\/p>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<div>\n<p>World Bank \u2014 Food Security Update, September 2026. Menjelaskan kenaikan harga komoditas pangan global dan risiko cuaca ekstrem terhadap produksi pangan.<\/p>\n<div>\n<div><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div>\n<p>Dewan Ekonomi Nasional \u2014 Pemantauan Harga Pangan Minggu II Oktober 2026. Memuat data kenaikan harga cabai, daging ayam, daging sapi, dan minyak goreng di Indonesia.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div>\n<p style=\"text-align: justify\">Universitas Gadjah Mada \u2014 UGM Expert Calls for Better Food Supply Chains Amid High Rice and Chili Prices (13 Oktober 2026). Membahas kesenjangan antara ketersediaan pangan nasional dan harga yang dibayar konsumen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Image source: AI generated<\/p>\n<div>\n<div><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenaikan harga bahan pangan menjadi tantangan bagi masyarakat Indonesia karena berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga. Pada September 2026, inflasi tahunan Indonesia tercatat sebesar 3,28%, sementara kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 4,37%. Kondisi ini menunjukkan bahwa perubahan harga pangan dapat menambah beban masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang mengalokasikan sebagian besar pendapatannya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11588,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[80],"tags":[],"class_list":["post-11587","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article-2026"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11587","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11587"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11587\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11591,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11587\/revisions\/11591"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11588"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11587"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11587"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11587"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}