{"id":10143,"date":"2025-11-03T15:06:11","date_gmt":"2025-11-03T08:06:11","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/?p=10143"},"modified":"2025-11-14T11:12:29","modified_gmt":"2025-11-14T04:12:29","slug":"purethy-minuman-sehat-untuk-generasi-muda-dengan-sentuhan-alamidari-mahasiswa-creativepreneurship-bandung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/2025\/11\/03\/purethy-minuman-sehat-untuk-generasi-muda-dengan-sentuhan-alamidari-mahasiswa-creativepreneurship-bandung\/","title":{"rendered":"Purethy: Minuman Sehat untuk Generasi Muda dengan Sentuhan Alami dari Mahasiswa Creativepreneurship Bandung"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-10144\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/1-1-300x300.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/1-1-300x300.png 300w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/1-1-150x150.png 150w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/1-1-480x480.png 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/1-1.png 500w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<div>\n<div>\n<p style=\"text-align: justify\">Di tengah maraknya tren minuman manis seperti boba dan es teh kekinian yang sering kali tinggi gula dan rendah manfaat, muncul sebuah inisiatif segar dari sekelompok mahasiswa yang ingin membawa alternatif lebih sehat ke pasar. Mereka adalah Stepen, Wesley Dilan, dan Melky, pendiri Purethy, sebuah brand minuman yang mengusung konsep Pure &amp; Healthy.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-10280\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-13-at-3.21.00-PM-147x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"147\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-13-at-3.21.00-PM-147x300.jpeg 147w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-13-at-3.21.00-PM-501x1024.jpeg 501w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-13-at-3.21.00-PM-480x980.jpeg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-13-at-3.21.00-PM.jpeg 570w\" sizes=\"auto, (max-width: 147px) 100vw, 147px\" \/><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><strong>Awal Mula Ide Purethy<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Stepen menjelaskan bahwa ide awal bisnis ini datang dari temannya, Wesley Dilan. Mereka satu kelompok dalam proyek kuliah dan memiliki visi yang sama: menciptakan minuman yang tidak hanya enak tetapi juga menyehatkan.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><em>\u201cSekarang kan banyak banget minuman yang manis-manis dan nggak sehat,\u201d ujar Stepen. \u201cTujuan kita itu memperbaiki hal itu buat generasi muda. Jadi bukan sekadar jualan minuman, tapi kita pengin bawa gaya hidup sehat lewat produk yang bisa dinikmati semua kalangan.\u201d<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Dari ide tersebut lahirlah Purethy, yang merupakan singkatan dari Pure &amp; Healthy. Nama ini juga menjadi slogan utama brand mereka.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><strong>Konsep dan Cita Rasa Purethy<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Dengan tim terdiri dari Stepen IW, Westley DY dan Melchior PR, Purethy hadir dengan konsep unik: minuman herbal yang enak. Biasanya, minuman herbal identik dengan rasa pahit, tetapi Purethy ingin mengubah pandangan itu.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><em>\u201cKita bikin minuman sehat yang tetap enak,\u201d jelas Stepen. \u201cKurang lebih herbal sih, tapi kita ubah rasanya biar tetap bisa dinikmati orang-orang, khususnya generasi muda.\u201d<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Mereka menggunakan bahan-bahan alami seperti bunga telang dan bunga mawar, yang dikenal memiliki khasiat bagi tubuh. Dengan sentuhan rasa yang lembut dan segar, Purethy berhasil menghadirkan sensasi baru dalam kategori minuman sehat.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><strong>Alasan di Balik Pemilihan Bisnis Ini<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Tim Purethy terinspirasi oleh dua hal utama: tren gaya hidup sehat dan kebutuhan akan alternatif vitamin bagi mereka yang kurang suka sayur.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><em>\u201cBeberapa dari kita nggak terlalu suka sayur,\u201d kata Stepen. \u201cJadi, kita pikir gimana caranya tetap bisa dapet vitamin tapi lewat minuman yang enak. Akhirnya muncullah ide ini.\u201d<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Selain itu, mereka juga ingin berkontribusi terhadap perubahan gaya hidup masyarakat yang kini lebih sadar kesehatan. \u201cSekarang kan banyak yang mulai lari, nge-gym, dan hidup sehat. Kita pengen ikut ngingetin orang-orang lewat minuman yang alami dan pakai pemanis alami juga,\u201d tambahnya.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><strong>Keunggulan Purethy Dibanding yang Lain<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Menurut Stepen, keunggulan utama Purethy ada pada keunikan rasa dan fokus terhadap kesehatan. <em>\u201cProduk seperti ini masih jarang banget,\u201d ujarnya. \u201cRasanya juga beda dari minuman kebanyakan, lebih fresh dan alami.\u201d<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Awalnya, mereka ingin menargetkan pasar orang tua yang sudah familiar dengan jamu. Namun, seiring waktu, mereka mengubah arah bisnisnya ke generasi muda dengan konsep sehat tapi tetap kekinian.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><em>\u201cSebenernya ini bisa dibilang jamu modern,\u201d jelas Stepen. \u201cKita pakai tumbuhan kesehatan, tapi rasanya dibuat lebih ringan dan menyenangkan.\u201d<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Selain itu, mereka juga menekankan penggunaan bahan alami dan pemanis alami, sehingga konsumen bisa menikmati minuman tanpa khawatir efek samping atau bahan kimia berlebih.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><strong>Perjalanan Bisnis dan Pengembangan Produk<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Purethy mulai dikembangkan sejak September 2024, berawal dari ide proyek semester satu di kampus. Namun, penjualan pertama mereka baru dimulai saat Manawa bersamaan dengan Bi Fest, di mana produk ini langsung menarik banyak perhatian pengunjung.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><em>\u201cIni pertama kali kita jualan beneran,\u201d ujar Stepen sambil tersenyum. \u201cKita juga kaget karena yang rasa green lemon tea cepat banget habis.\u201d<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Meski masih baru, antusiasme pasar menjadi motivasi besar bagi mereka untuk terus mengembangkan bisnis ini.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><strong>Rencana dan Target ke Depan<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Ketika ditanya apakah bisnis ini akan dilanjutkan setelah kuliah, Stepen menjawab dengan yakin,<em> \u201cSangat berpotensi buat diterusin. Karena masih jarang banget produk seperti ini, dan kita lihat tren hidup sehat makin naik.\u201d<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p>Awalnya, Purethy memiliki slogan \u201cA Healthy Drink for Young\u201d, menargetkan generasi muda atau Gen Z. Namun kini mereka mulai melakukan rebranding menjadi \u201cA Healthy Drink for You\u201d agar lebih inklusif dan bisa dinikmati semua kalangan.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n<p><em>\u201cSekarang targetnya bukan cuma anak muda, tapi semua orang yang pengen hidup sehat,\u201d jelasnya. \u201cTapi ya tentu, bayi nggak bisa minum ya,\u201d candanya menutup wawancara dengan tawa ringan.<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p style=\"text-align: justify\">Purethy bukan sekadar minuman, tapi sebuah gerakan kecil untuk menginspirasi masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya gaya hidup sehat. Dengan bahan alami, cita rasa segar, dan semangat muda di baliknya, Purethy menunjukkan bahwa minuman sehat bisa tetap menyenangkan \u2014 Pure &amp; Healthy, untuk semua.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di tengah maraknya tren minuman manis seperti boba dan es teh kekinian yang sering kali tinggi gula dan rendah manfaat, muncul sebuah inisiatif segar dari sekelompok mahasiswa yang ingin membawa alternatif lebih sehat ke pasar. Mereka adalah Stepen, Wesley Dilan, dan Melky, pendiri Purethy, sebuah brand minuman yang mengusung konsep Pure &amp; Healthy. Awal Mula [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":10144,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[72],"tags":[],"class_list":["post-10143","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article-2025"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10143","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10143"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10143\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10286,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10143\/revisions\/10286"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10144"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10143"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10143"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/creativepreneurship\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10143"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}