Computer Science x IDT BINUS @Bandung CHAMPION UI/UX Competition – WINACTION 2026
Kabar membanggakan kembali datang dari mahasiswa BINUS University @Bandung. Tim lintas program studi bernama W4Win berhasil meraih Champion (1st Winner) pada kategori UI/UX Competition dalam ajang The 7th Widyatama International Competition (WINACTION) 2026, sebuah kompetisi tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Widyatama University. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa BINUS tidak hanya unggul dalam penguasaan teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan solusi digital yang kreatif dan relevan terhadap permasalahan nyata. Tim W4Win terdiri dari Puput Novita Indraini dan Chaelvyn Hindrawan dari Program Studi Computer Science, serta Cynthia Shabrina dari Program Studi Interactive Design and Technology (IDT). Ketiganya merupakan mahasiswa Binusian 2026 yang sedang atau telah menyelesaikan proses skripsi pada semester akhir.
Kolaborasi lintas disiplin ilmu menjadi salah satu kekuatan utama tim W4Win dalam menghasilkan rancangan produk digital yang komprehensif. Keberhasilan ini juga memperkuat posisi BINUS @Bandung sebagai institusi yang aktif mendorong para mahasiswa untuk berprestasi pada kompetisi internasional. Di tengah pesatnya perkembangan industri digital, pencapaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa kemampuan desain User Experience / User Interface dan pengembangan solusi digital memiliki peran yang penting dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
WINACTION 2026: Kompetisi Internasional yang Mendorong Inovasi Mahasiswa
7th WINACTION atau The 7th Widyatama International Competition merupakan kompetisi internasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lokal dan global untuk berkompetisi dalam bidang inovasi, teknologi, desain, dan kewirausahaan. Pada tahun 2026, kompetisi ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan. Dimulai dari proses Registration sejak pertengahan Maret hingga awal Mei 2026, dilanjutkan dengan seleksi dan babak final pada awal Juni 2026. Rangkaian kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempersiapkan karya terbaik mereka secara matang.

Persaingan dalam kategori UI/UX berlangsung cukup ketat karena melibatkan berbagai tim dari perguruan tinggi nasional maupun internasional. Setiap karya dinilai berdasarkan aspek inovasi, kualitas desain, pengalaman pengguna, manfaat sosial, dan kelayakan implementasi. Melalui proses seleksi yang kompetitif, tim W4Win berhasil menunjukkan kualitas karya yang unggul dibandingkan peserta lainnya. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, tim dari BINUS University @Bandung berhasil menempati peringkat pertama dalam UI/UX Competition. Prestasi tersebut juga didukung oleh hasil evaluasi resmi yang menempatkan tim sebagai peraih skor tertinggi pada kategori yang diikuti.
ReLife: Inovasi UI/UX untuk Edukasi Daur Ulang yang Lebih Menarik
Karya yang mengantarkan tim W4Win meraih juara pertama adalah rancangan UI/UX aplikasi mobile bernama ReLife. Aplikasi ini dirancang sebagai platform edukasi berbasis gamification yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya recycling dan waste sorting. Tim melihat bahwa salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan sampah bukan hanya keterbatasan fasilitas, tetapi juga rendahnya pemahaman masyarakat mengenai cara memilah sampah dengan benar.

Oleh karena itu, ReLife dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh berbagai kelompok usia. Pendekatan gamifikasi dipilih karena mampu meningkatkan keterlibatan pengguna secara signifikan dibandingkan metode edukasi konvensional. Melalui desain antarmuka yang sederhana dan intuitif, pengguna dapat mempelajari konsep keberlanjutan lingkungan secara bertahap. ReLife juga dirancang agar mampu mendorong perubahan perilaku melalui aktivitas harian yang menarik dan terukur. Dengan demikian, aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai media edukasi, tetapi juga sebagai alat untuk membangun kebiasaan ramah lingkungan secara berkelanjutan.
Fitur Utama ReLife yang Menjadi Nilai Unggul
Salah satu kekuatan utama ReLife terletak pada integrasi berbagai fitur yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Fitur pertama adalah Waste Scanner, yaitu sistem pemindaian yang membantu pengguna mengenali jenis sampah dan menentukan kategori pembuangannya secara tepat. Fitur kedua adalah Rapid Sort, sebuah permainan interaktif yang mengajak pengguna memilah sampah sesuai jenisnya dalam waktu tertentu. Melalui mekanisme permainan tersebut, pengguna dapat belajar sambil berkompetisi secara sehat. Selain itu, terdapat fitur Upcycle Library yang menyediakan berbagai ide proyek daur ulang sederhana menggunakan barang bekas yang mudah ditemukan di sekitar rumah. Fitur ini mendorong pengguna untuk tidak hanya membuang sampah dengan benar, tetapi juga mengubahnya menjadi barang yang memiliki nilai guna baru. ReLife juga dilengkapi dengan dashboard analitik, profil pengguna, dan sistem pelacakan progres aktivitas. Kehadiran berbagai fitur tersebut menjadikan rancangan UI/UX aplikasi ReLife lebih lengkap serta mampu dalam memberikan konseptual pengalaman belajar yang personal bagi setiap pengguna.
Menggabungkan Edukasi, Komunitas, dan Motivasi Digital
Selain fokus pada edukasi lingkungan, ReLife juga dirancang untuk membangun keterlibatan sosial melalui pendekatan komunitas digital. Tim W4Win memahami bahwa perubahan perilaku akan lebih efektif apabila dilakukan secara kolektif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, aplikasi ini menghadirkan fitur Daily Mission yang memberikan tantangan harian terkait aktivitas pengelolaan sampah. Pengguna juga dapat mengikuti Friends Quest untuk menyelesaikan misi bersama teman-teman mereka. Untuk meningkatkan motivasi, tersedia Community Leaderboard yang memungkinkan pengguna melihat pencapaian dan peringkat komunitas secara real-time.

Konsep ini mengubah aktivitas edukasi lingkungan yang tradisional menjadi sebuah bentuk pengalaman yang lebih kompetitif dan menyenangkan. Melalui pendekatan tersebut, ReLife berupaya membangun ekosistem digital yang tidak hanya mengedukasi, tetapi juga menginspirasi pengguna untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan. Kombinasi antara teknologi, desain UI/UX, dan unsur sosial menjadi salah satu faktor yang membuat karya ini mendapatkan apresiasi tinggi dari dewan juri.
Kolaborasi Lintas Program Studi sebagai Kunci Keberhasilan
Keberhasilan tim W4Win juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam pengembangan produk digital modern. Mahasiswa dari Program Studi Computer Science berkontribusi dalam aspek analisis kebutuhan sistem, logika aplikasi, dan perancangan solusi teknologi. Sementara itu, mahasiswa dari Program Studi Interactive Design and Technology (IDT) memberikan kontribusi dalam aspek desain visual, pengalaman pengguna, dan strategi interaksi antarmuka. Sinergi tersebut menghasilkan rancangan aplikasi yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki alur penggunaan yang efektif dan strategis untuk diterapkan.
Kolaborasi semacam ini sangat relevan dengan kebutuhan industri digital modern saat ini yang menuntut kemampuan bekerja dalam tim lintas multidisiplin. Keberhasilan mereka menjadi sebuah contoh nyata bagaimana penggabungan kompetensi teknologi dan desain dapat menghasilkan inovasi yang lebih kuat. Prestasi ini juga memperlihatkan kualitas mahasiswa BINUS University @Bandung dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam proyek nyata.
Inspirasi untuk Terus Berkarya dan Berprestasi
Prestasi yang diraih oleh tim W4Win pada WINACTION 2026 menjadi bukti bahwa kreativitas, kolaborasi, dan semangat inovasi dapat menghasilkan karya yang mampu bersaing di tingkat internasional. Melalui aplikasi ReLife, tim W4Win dari BINUS University @Bandung berhasil menunjukkan bahwa desain UI/UX tidak hanya berfokus pada tampilan visual, tetapi juga dapat digunakan sebagai sarana penyampaian pesan untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan yang nyata di dunia. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk berani mengembangkan ide dan mengikuti berbagai kompetisi nasional maupun internasional.

Setiap kompetisi merupakan kesempatan untuk belajar, memperluas wawasan, dan menguji kemampuan dalam lingkungan yang kompetitif untuk terus berkembang. Dengan dukungan akademik yang kuat serta semangat untuk terus berkembang, mahasiswa memiliki peluang besar untuk menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Prestasi ini juga menjadi pengingat bahwa teknologi dan desain dapat berjalan berdampingan untuk menciptakan solusi yang bermanfaat. Semoga semakin banyak karya mahasiswa BINUS University @Bandung yang bermanfaat bagi Indonesia di panggung lokal dan global. Mari terus berkarya, berkolaborasi, dan menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi masa depan yang lebih baik.
Referensi
- Widyatama University, “The 7th Widyatama International Competition (WINACTION) 2026,” Official Website, 2026. [Online]. Available: https://winaction.widyatama.ac.id/.
- WINACTION Official, “Winner Announcement – UI/UX Competition, The 7th Widyatama International Competition (WINACTION) 2026,” Instagram, Jun. 2026. [Online]. Available: https://www.instagram.com/p/DaNBEowCQsu/?utm_source=ig_web_button_share_sheet&igsh=MzRlODBiNWFlZA==&igsi=MzRlODBiNWFlZA==.
Agustus 2026
Penulis: Riccosan
Comments :