Bagaimana Membangun Networking Selama Magang?
Magang itu bukan cuma soal menyelesaikan tugas yang ada di job desc kamu. Magang adalah kesempatan emas untuk membangun networking—jaringan koneksi profesional—yang bisa jadi tiket emas kamu di masa depan.
Di era kompetitif, who you know (siapa yang kamu kenal) seringkali sama pentingnya dengan what you know (apa yang kamu tahu). Yuk, simak cara-cara smart untuk membangun networking selama kamu di kantor!
4 Jurus Jitu Bangun Networking di Tempat Magang
Jangan hanya duduk di mejamu! Jadilah intern yang proaktif dan dikenal banyak orang.
- Jangan Takut Reach Out ke Divisi Lain
- Aksi: Magangmu di Divisi Marketing, tapi penasaran sama kerjaan Divisi Data? Minta izin pada supervisor kamu untuk ngopi bareng (atau quick virtual chat) dengan PIC dari divisi lain selama 15 menit.
- Tujuan: Pahami workflow mereka dan tunjukkan ketertarikan. Ini membuat kamu terlihat proaktif dan well-rounded.
- Tanya Ini: "Apa tantangan terbesar Divisi [X] bulan ini?" atau "Bagaimana Divisi [X] berkolaborasi dengan Marketing?"
- Jadilah Problem Solver Lintas Divisi
- Aksi: Tawarkan bantuan atau insight (sesuai kemampuanmu) untuk project kecil yang sedang dikerjakan tim lain, asalkan tugas utamamu sudah selesai.
- Tujuan: Ketika kamu membantu, kamu menciptakan value. Orang akan mengingat intern yang berkontribusi, bukan hanya yang duduk diam.
- Taktik: Ini adalah cara terbaik menunjukkan soft skill kamu: inisiatif, kerja tim, dan problem solving.
- Maksimalkan Lunch Break dan Coffee Time
- Aksi: Jangan selalu makan siang sendirian atau bersama intern lain. Manfaatkan waktu istirahat untuk duduk bersama karyawan full-time atau manajer dari team lain.
- Tujuan: Ini adalah waktu santai di mana kamu bisa mengenal mereka secara personal, bukan hanya sebagai rekan kerja.
- Topik: Tanyakan tentang career journey mereka, saran untuk lulusan baru, atau insight tentang industri. Ini adalah mentorship gratis!
- Jaga Kontak dan Lanjutkan di LinkedIn
- Aksi: Setelah magang selesai, wajib connect dengan semua rekan kerja, supervisor, dan manajer yang kamu kenal di LinkedIn. Kirim personal message saat connect (jangan hanya klik Connect).
- Tujuan: Menjaga network tetap hidup. Ucapkan terima kasih dan sebutkan satu hal spesifik yang kamu pelajari dari mereka.
- Jadilah Active Follower: Setelahnya, sesekali berikan reaction atau comment yang relevan di postingan mereka di LinkedIn. Ini membuat namamu tetap terlihat.
Ingat Kunci Utama:
Networking yang baik adalah hubungan yang saling menguntungkan, bukan hanya kamu yang meminta. Berikan value dan tunjukkan profesionalisme, maka network akan datang sendiri!
Penulis: Nelson