{"id":880,"date":"2025-07-20T10:09:01","date_gmt":"2025-07-20T10:09:01","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/?p=880"},"modified":"2025-07-28T10:10:39","modified_gmt":"2025-07-28T10:10:39","slug":"sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/","title":{"rendered":"Sinematografi Kreatif, Menghidupkan Cerita dalam Film Independen"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-881\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-768x512.jpg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-480x320.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-scaled.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Film independen memiliki daya tarik tersendiri dalam industri perfilman. Tanpa anggaran besar dan nama besar di balik layar, film independen justru menawarkan kebebasan artistik yang sering kali menghasilkan karya-karya unik. Salah satu elemen yang sangat penting dalam film independen adalah sinematografi kreatif. Sinematografi tidak hanya menjadi alat visual, tetapi juga jiwa yang membawa cerita hidup di layar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bagaimana sinematografi kreatif menjadi elemen penting dalam film independen? Bagaimana pula peran program studi Film BINUS University membantu menghasilkan sineas film independen yang berkualitas di masa depan? Mari kita bahas!<\/span><\/p>\n<h2><b>Kebebasan dalam Eksplorasi Visual<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Film independen sering kali tidak terikat dengan batasan komersial seperti film arus utama. Hal ini memungkinkan para pembuat film untuk mengeksplorasi gaya visual yang berbeda. Misalnya, pemanfaatan warna, komposisi, dan pencahayaan yang tidak biasa digunakan untuk menyampaikan emosi atau simbol tertentu. Sinematografi kreatif membantu menciptakan suasana yang lebih intim dan personal, membuat cerita terasa dekat dengan penonton.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Film seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Moonlight<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">The Florida Project<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah contoh karya independen yang menggunakan sinematografi untuk menciptakan nuansa unik. Pemilihan sudut pandang kamera yang tidak konvensional menjadi cara bercerita yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendalam.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pemanfaatan Lokasi yang Sederhana dan Otentik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam film independen, anggaran seringkali menjadi kendala, sehingga pembuat film harus memanfaatkan lokasi yang sederhana dan otentik. Di sinilah sinematografi kreatif memainkan perannya. Dengan framing yang tepat, bahkan tempat biasa seperti gang kecil atau kamar sederhana bisa diubah menjadi lokasi yang penuh cerita.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sinematografi dalam film independen juga sering memanfaatkan pencahayaan alami. Selain menghemat biaya produksi, pendekatan ini memberikan tampilan yang lebih realistis dan organik, memperkuat emosi dalam cerita.<\/span><\/p>\n<h2><b>Menonjolkan Karakter Lewat Gaya Visual<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu kekuatan film independen adalah fokus pada karakter dan cerita yang kuat. Sinematografi kreatif berperan penting dalam memperkuat karakter ini melalui visual. Misalnya, penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">close-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk menunjukkan ekspresi mendalam atau penggunaan ruang kosong untuk mencerminkan kesendirian atau isolasi karakter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pendekatan visual ini sering kali lebih menonjol di film independen karena fokusnya bukan pada efek khusus atau adegan spektakuler, melainkan pada bagaimana gambar dapat berbicara tentang cerita dan karakter.<\/span><\/p>\n<h2><b>Menghadirkan Atmosfer Melalui Tekstur dan Gaya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Film independen kerap mengutamakan estetika yang unik untuk menciptakan atmosfer tertentu. Sinematografi kreatif dapat menggunakan tekstur gambar, seperti butiran film analog atau filter tertentu, untuk menyampaikan perasaan nostalgia, misteri, atau kehangatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, pemilihan rasio aspek layar juga menjadi bagian penting dari gaya visual. Beberapa film independen menggunakan rasio layar yang tidak biasa untuk memberikan kesan tertentu, seperti 4:3 yang memberikan efek <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">vintage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">nostalgic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<h2><b>Bergabung dengan BINUS UNIVERSITY, Menjadi Ahli Sinematografi Kreatif<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika kamu tertarik mengembangkan kemampuan dalam sinematografi kreatif dan ingin menjadi bagian dari industri film independen, program studi Film di BINUS University adalah pilihan yang tepat. Di program studi ini, kamu akan belajar teknik sinematografi, storytelling visual, hingga pengelolaan produksi film.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan kurikulum yang relevan dan pengajar berpengalaman, <a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/\">BINUS University<\/a> memberikanmu landasan untuk menjadi sineas yang mampu menghadirkan cerita lewat gambar dengan cara kreatif dan inovatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tak hanya belajar teori, kamu juga akan terlibat dalam praktik langsung, termasuk proyek-proyek film independen. Jadi, jika kamu ingin membawa ide-ide segarmu ke layar dan menjadi bagian dari komunitas kreatif yang mengubah industri film, segera daftarkan dirimu di program studi <\/span><a href=\"https:\/\/film.binus.ac.id\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Film BINUS University<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sinematografi kreatif adalah alat yang memungkinkan para pembuat film independen untuk menghidupkan cerita dengan cara yang unik. Dengan memahami peran sinematografi dan mengasah kemampuanmu di program studi Film BINUS University, kamu bisa menjadi bagian dari perubahan di dunia perfilman. Yuk, mulai perjalananmu sekarang!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Film independen memiliki daya tarik tersendiri dalam industri perfilman. Tanpa anggaran besar dan nama besar di balik layar, film independen justru menawarkan kebebasan artistik yang sering kali menghasilkan karya-karya unik. Salah satu elemen yang sangat penting dalam film independen adalah sinematografi kreatif. Sinematografi tidak hanya menjadi alat visual, tetapi juga jiwa yang membawa cerita hidup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":881,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-880","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news-updates"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sinematografi Kreatif, Menghidupkan Cerita dalam Film Independen - BINUS @Alam Sutera - Creative Business Campus<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagaimana peran sinematografi kreatif dalam menghidupkan cerita film-film independen? Simak penjelasannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sinematografi Kreatif, Menghidupkan Cerita dalam Film Independen - BINUS @Alam Sutera - Creative Business Campus\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagaimana peran sinematografi kreatif dalam menghidupkan cerita film-film independen? Simak penjelasannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS @Alam Sutera - Creative Business Campus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-20T10:09:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-28T10:10:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"cmcbinus\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"cmcbinus\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/\",\"name\":\"Sinematografi Kreatif, Menghidupkan Cerita dalam Film Independen - BINUS @Alam Sutera - Creative Business Campus\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-20T10:09:01+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-28T10:10:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/#\/schema\/person\/12d31f3422db5d839b8672f5644e651c\"},\"description\":\"Bagaimana peran sinematografi kreatif dalam menghidupkan cerita film-film independen? Simak penjelasannya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-scaled.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1280,\"caption\":\"Sinematografi Kreatif, Menghidupkan Cerita dalam Film Independen\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sinematografi Kreatif, Menghidupkan Cerita dalam Film Independen\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/\",\"name\":\"BINUS @Alam Sutera - Creative Business Campus\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/#\/schema\/person\/12d31f3422db5d839b8672f5644e651c\",\"name\":\"cmcbinus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8067838170d75a3df9d82a438b408426295148b1291c8ca614d96b04c3cbfd7b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8067838170d75a3df9d82a438b408426295148b1291c8ca614d96b04c3cbfd7b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"cmcbinus\"},\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/author\/cmcbinus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sinematografi Kreatif, Menghidupkan Cerita dalam Film Independen - BINUS @Alam Sutera - Creative Business Campus","description":"Bagaimana peran sinematografi kreatif dalam menghidupkan cerita film-film independen? Simak penjelasannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sinematografi Kreatif, Menghidupkan Cerita dalam Film Independen - BINUS @Alam Sutera - Creative Business Campus","og_description":"Bagaimana peran sinematografi kreatif dalam menghidupkan cerita film-film independen? Simak penjelasannya di sini!","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/","og_site_name":"BINUS @Alam Sutera - Creative Business Campus","article_published_time":"2025-07-20T10:09:01+00:00","article_modified_time":"2025-07-28T10:10:39+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1280,"url":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"cmcbinus","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"cmcbinus","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/","name":"Sinematografi Kreatif, Menghidupkan Cerita dalam Film Independen - BINUS @Alam Sutera - Creative Business Campus","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-scaled.jpg","datePublished":"2025-07-20T10:09:01+00:00","dateModified":"2025-07-28T10:10:39+00:00","author":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/#\/schema\/person\/12d31f3422db5d839b8672f5644e651c"},"description":"Bagaimana peran sinematografi kreatif dalam menghidupkan cerita film-film independen? Simak penjelasannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/22-Jul-min-scaled.jpg","width":1920,"height":1280,"caption":"Sinematografi Kreatif, Menghidupkan Cerita dalam Film Independen"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/2025\/07\/20\/sinematografi-kreatif-menghidupkan-cerita-dalam-film-independen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sinematografi Kreatif, Menghidupkan Cerita dalam Film Independen"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/","name":"BINUS @Alam Sutera - Creative Business Campus","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/#\/schema\/person\/12d31f3422db5d839b8672f5644e651c","name":"cmcbinus","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8067838170d75a3df9d82a438b408426295148b1291c8ca614d96b04c3cbfd7b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8067838170d75a3df9d82a438b408426295148b1291c8ca614d96b04c3cbfd7b?s=96&d=mm&r=g","caption":"cmcbinus"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/author\/cmcbinus\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/880","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=880"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/880\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":882,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/880\/revisions\/882"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-json\/wp\/v2\/media\/881"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=880"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=880"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/alsut\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=880"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}