BINUS UNIVERSITY

Cultural and Language Festival: Kerjasama Sastra China, Jepang, dan Inggris BINUS UNIVERSITY

Marketing Communication BINA NUSANTARA bekerja sama dengan program Sastra Jepang, China, dan Inggris BINUS UNIVERSITY menggelar Cultural and Language Festival, Kamis (29/9). K egiatan yang dihelat di Auditorium Kampus Anggrek ini mengundang perwakilan dari industri yang bergerak secara multinasional dan internasional serta sekolah menengah atas sebagai pendidik generasi muda Indonesia.

“BINUS UNIVERSITY melihat potensi-potensi yang ada dari calon mahasiswa untuk dapat berkreasi dan berinovasi. Kami berprinsip setiap mahasiswa BINUS UNIVERSITY harus mencapai sukses, tidak hanya di bidang akademis, tapi juga karier,” ujar Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, MM, Rektor BINUS UNIVERSITY.

Cultural and Language Festival terbagi dalam berbagai aktivitas yakni food festival , bazaar, cultural performances, dan Focus Group Discussion (FGD) . Dalam food festival, pengunjung dapat menikmati kuliner khas negara C h ina, Jepang,danInggris yang dibuat para mahasiswa. Sebut saja Chinese Dumpling, English Pancake, dan Okonomiyaki. Selain kuliner, pengunjung juga dapat mengunjungi bazaar budaya dari ketiga negara tersebut.

Setelah menikmati food festival dan bazaar, para tamu undangan dihibur cultural performances dari masing-masing program. Sastra China mempersembahkan lagu-lagu Mandarin, Sastra Jepang dengan pertunjukkan drum tradisional Jepang (Taiko) . Sementara Sastra Inggris berupa role play atau drama singkat dalam bahasa Inggris.

Rangkaian festival ditutup FGD yang diikuti perwakilan industri, sekolah, dan faculty members dari ketiga program Sastra di BINUS UNIVERSITY. BINUS UNIVERSITY berharap industri dan sekolah dapat saling berbagi informasi, masukan, dan kritik mengenai pendidika n, khususnya program sastra.

Informasi-informasi ini nantinya berguna bagi BINUS UNIVERSITY untuk terus mengembangkan pendidikan guna membekali para generasi muda Indonesia untuk mampu bersaing dan sukses di dunia global. (YD)